Berikut Ini Merupakan Pencapaian Kinerja Kementerian Kesehatan di Tahun 2022

- Senin, 9 Januari 2023 | 20:43 WIB
Berikut Uni Merupakan Pencapaian Kinerja Kementerian Kesehatan di Tahun 2022
Berikut Uni Merupakan Pencapaian Kinerja Kementerian Kesehatan di Tahun 2022

ArahPena.com - Menteri Kesehatan Budi G. Sadikin mengungkapkan bahwa sektor kesehatan berhasil mencatatkan berbagai capaian positif sepanjang tahun 2022, mulai dari penanganan pandemi COVID-19 dan vaksinasi serta transformasi kesehatan.

Pada penanganan pandemi, Menkes menyebutkan bahwa Indonesia berhasil dalam penanganan COVID-19.

Terbukti sejak mengalami puncak Omicron pada Februari 2022 lalu, Indonesia mampu mengendalikan berbagai varian baru yang terus berkembang selama 2022.

Baca Juga: Kemenkes Atur Pelayanan Kesehatan Lewat Shared Competency di Rumah Sakit

“Adanya gelombang baru sesudah Omicron ternyata tidak membuat adanya lonjakan baru. Di beberapa negara besar mengalami kenaikan, tapi di Indonesia tidak,” kata Menkes.

Menkes membeberkan, setidaknya terdapat dua upaya yang dilakukan Kemenkes untuk mengatasi hal ini yakni peningkatan kapasitas testing, tracing dan treatment serta percepatan vaksinasi COVID-19 baik dosis lengkap maupun booster yang mulai diberikan pada 12 Januari 2022 lalu.

Berbekal situasi ini, pada 30 Desember 2022 lalu Presiden Joko Widodo secara resmi mencabut PPKM di seluruh Indonesia, yang dilanjutkan dengan penutupan RSDC Wisma Atlet Kemayoran pada 31 Desember 2022.

Baca Juga: Sesuai Rencana Strategi Bisnis RSAB Harapan Kita Tahun 2021-2024 tentang Pelayanan Diagnostik Terpadu

Selain penanganan pandemi, pada saat yang sama Kementerian Kesehatan berupaya membangun kembali sistem kesehatan Indonesia yang sempat porak poranda akibat hantaman pandemi COVID-19.

Belajar dari krisis kesehatan ini, mulai tahun 2021 Kementerian Kesehatan menginisiasi transformasi kesehatan 6 pilar yang merupakan program prioritas Menkes Budi G. Sadikin.

Adapun keenam pilar tersebut diantaranya transformasi layanan primer, transformasi layanan rujukan, transformasi sistem ketahanan kesehatan, transformasi sistem pembiayaan kesehatan, transformasi SDM kesehatan, dan transformasi teknologi kesehatan.

Baca Juga: Layanan Kesehatan Primer Melalui Pembinaan Kader Posyandu

Pilar pertama adalah transformasi layanan primer. Pada pilar ini, Kemenkes berupaya memperkuat upaya promotif preventif sekaligus mendekatkan akses layanan kesehatan yang berkualitas dengan merevitalisasi 300 ribu posyandu yang dilengkapi dengan kader kesehatan yang berkualitas dan alat kesehatan seperti USG dan alat periksa jantung.

Layanan posyandu juga dibuat lebih fokus pada upaya promotif preventif seperti skrining dan surveilans, sasarannya juga diperluas bukan hanya ibu dan anak tetapi semua siklus hidup mulai dari bayi hingga lansia.

Halaman:

Editor: Imroatul Hasanah

Sumber: Facebook Kementerian Kesehatan RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X